Home / Macau / Industri Kasino Makau Bersiap untuk Melakukan Pemulihan Perlahan

Industri Kasino Makau Bersiap untuk Melakukan Pemulihan Perlahan

Tanda-tanda Pemulihan

Semua operator kasino besar di Makau melaporkan adanya tanda-tanda beroperasi kembali pada bulan Oktober karena jumlah pengunjung terus meningkat setelah Golden Week. Tapi pihak perusahaan mengakui bahwa mungkin membutuhkan waktu yang lama sebelum bisa memperoleh pendapatan ke tingkat sebelum pandemi.

Setelah penurunan pemasukan lebih dari 90% selama enam bulan terakhir. Penurunan pendapatan game melambat menjadi 72,5% dari tahun ke tahun pada 7,27 miliar pataca Makau pada bulan Oktober. Biro Inspeksi dan Koordinasi Permainan Makau melaporkan, sudah ada tanda-tanda pemulihan di pasar.

Operator kasino mengatakan kalau tempat mereka mengalami jumlah pengunjung yang lebih tinggi pada bulan Oktober setelah liburan Golden Week. Karena layanan visa sepenuhnya dioper dari daerah tetangga, memicu pertumbuhan pendapatan 229% selama bulan September.

Kedatangan Wisatawan

Kedatangan wisatawan pada September turun 83,8% dari tahun ke tahun menjadi 449.085 pengunjung, berdasarkan data Badan Statistik dan Sensus kawasan. Selama per-1 Oktober. Liburan Golden Weeks, total kedatangan masuk turun 86% menjadi 156.300, di mana 145.442 berasal dari China daratan, berdasarkan data awal yang Kantor Pariwisata Pemerintah Makau perlihatkan.

Terlepas dari pencabutan pembatasan perjalanan di Tiongkok, industri ini sendiri tampak perlahan-lahan pulih. Terutama karena persyaratan untuk tes COVID-19 dan pemrosesan yang lama untuk visa turis. Pengunjung dari negara selain China masih dilarang dan mereka yang datang dari China tidak boleh mengunjungi negara asing dalam waktu 14 hari.

“Kami percaya penyebab dari pemulihan bertahap karena permintaan yang terpendam dari pelanggan yang menghindari [Makau] selama Golden Week,” menurut catatan penelitian oleh Jefferies. “Namun, bisnis VIP tetap tertantang karena tekanan likuiditas, dan oleh karena itu, kami memperkirakan pemulihan yang lambat dan bertahap.”

Keterpurukan

Pemain kasino utama di wilayah setempat terus terpuruk di bawah pengaruh COVID-19 yang melumpuhkan pada kuartal ketiga. Tapi telah menunjukkan peningkatan yang signifikan pada bulan Oktober. Terutama di segmen massa premium, yang secara longgar didefinisikan sebagai individu kelas menengah yang memasang taruhan besar.

Perusahaan dan analis sama-sama melihat periode tersebut sebagai hal yang penting untuk mendorong pemulihan dengan pelonggaran penumpukan visa secara bertahap. Namun, sebagian besar mengharapkan pemulihan menjadi lambat.

Unit MGM Resorts International yang berbasis di Makau, MGM China Holdings Ltd. melaporkan penurunan pendapatan 94% dari tahun ke tahun menjadi  46,9 juta dolar pada kuartal yang berakhir pada 30 September. Tetapi mereka mengatakan kalau bisnisnya mulai menghasilkan keuntungan sejak Golden Week.

“Ada kalanya kami menghasilkan uang. Tapi tak jarang juga pihak kami kehilangan sedikit uang. Tetapi rata-rata, kami menghasilkan uang, meski tidak banyak, tapi kami tetap mampu menghasilkan uang, dan saya pikir itu hanya tumbuh dari sini,” Presiden MGM Resorts dan CEO William Hornbuckle menyatakan hal tersebut melalui telpon pada tanggal 10 November. “Tapi saya berharap saat ini, tahun depan Makau bisa kembali ke norma baru.”

Harapan

Pimpinan dan CEO Melco Resorts & Entertainment Ltd. Yau Lung Ho mengharapkan “pemulihan di Makau akan dilakukan secara bertahap.” Perusahaan tersebut menyatakannya melalui sambungan telpon kalau pihak mereka kembali ke sekitar 35% dari volume di wilayah tersebut pada bulan Oktober dengan lebih banyak “pemain massal premium kelas atas kembali,” terutama dari daerah non-Guangdong. Melco Resorts melaporkan penurunan pendapatan hampir 85% menjadi  212,9 juta dolar pada kuartal yang berakhir pada 30 September.

Anak perusahaan Las Vegas Sands Corp, Sands China Ltd. juga mengalami kebangkitan di segmen massa premium dan mengharapkan pemulihan di pasar massal dasar begitu kedatangan wisatawan kembali ke tingkat pra-pandemi, menurut CEO Las Vegas Sands Sheldon Adelson.

Wynn Resorts Ltd melaporkan bahwa unit Wynn Macau Ltd. menghasilkan EBITDA positif bulanan pertamanya pada bulan Oktober sejak pandemi pecah karena jumlah pemilih terus meningkat bahkan setelah minggu liburan. Perusahaan mengayunkan EBITDA sebesar 6 juta dolar di bulan Oktober dari kerugian 40 juta dolar di bulan Agustus.

“Jadi kami meningkatkan dari 10% volume pengunjung normal kami menjadi hampir 30%. Dan itu bukan hanya selama Golden Week, sebenarnya justru sepanjang bulan,” kata CEO Wynn Resorts, Matthew Maddox pada panggilan pendapatan. “Dan faktanya, saya melihat data pengunjung kami dari 2, 3 dan 4 November … dan kami melihat sekitar 6.000 orang setiap hari datang ke gedung. Sebelum COVID, jumlahnya adalah 18.000.”

Pada 10 November, 1 dolar setara dengan 7,99 pataca Makau.

COMMENTS

Post your reply
We'll never share your email with anyone else.
Subscribe to our newsletter