Home / Las Vegas / Las Vegas Sands Membuat Palazzo Tutup Selama Hari Kerja

Las Vegas Sands Membuat Palazzo Tutup Selama Hari Kerja

Las Vegas Sands menutup menara hotel Palazzo sepanjang minggu. Pihak perusahaan menjelaskan bahwa keputusan itu karena terbatasnya permintaan setelah menyebarnya pandemi COVID-19.

Kamar hotel Las Vegas Sands di Palazzo tidak tersedia untuk masa inap pertengahan minggu mulai akhir bulan ini.

Terhitung dari tanggal 21 Juli, hotel The Palazzo tidak menyediakan jasa menginap selama pertengahan minggu. Resor tersebut memiliki lebih dari 3.000 kamar.

“The Palazzo akan tetap membuka sebagian besar area publik, ” ujar direktur eksekutif hubungan masyarakat Sands, Keith Salwoski. Properti hotel seperti restoran, kasino, garasi parkir, dan Mall Grand Canal semua akan tetap buka. Hanya kamar hotel yang akan tutup sepanjang minggu.

Salowski menambahkan ke Las Vegas Review-Journal bahwa membuat kamar-kamar di Palazzo tetap gelap selama seminggu adalah “respons terhadap permintaan perjalanan untuk musim panas.”

Venetian yang menyertai Palazzo akan tetap buka sepanjang minggu. Venetian adalah hotel tertua dari dua properti bersaudara. Tempat tersebut pertama kali menyambut tamu pada tahun 1999. Hotel itu memiliki lebih dari 4.000 kamar. The Palazzo baru beroperasi pada tahun 2007.

Kasus COVID Naik, Permintaan Menurun

Kasino Nevada menadapat izin untuk beroperasi kembali pada 4 Juni, tetapi di bawah pengawasan protokol keamanan kesehatan yang ketat. Upaya tersebut untuk mencegah peningkatan jumlah kasus virus korona di Wilayah Silver.

Namun, setelah negara bagian menetapkan beberapa catatan harian yang tidak terduga terkait kasus baru COVID-19, Gubernur Nevada Steve Sisolak (D) memerintahkan pada minggu lalu semua bar, pub, dan bar di beberapa negara yang tidak menyajikan makanan untuk tutup. Arahan tersebut berdampak pada pemegang lisensi permainan terbatas Nevada, yang mencakup jumlah permainan yang mendapat izin untuk memiliki hingga 15 mesin slot.

Kasus kororna di Nevada sudah menapai 28.515 kasus dan 593 orang meninggal dunia. Negara bagian itu mencatat jumlah total kasus tertinggi sehari sebanyak 1.004 pada 9 Juli. Ini adalah pertama kalinya ada lebih dari 1.000 orang penduduk Nevada yang positif virus korona dalam periode 24 jam.

Melonjaknya kasus baru di Nevada menyebabkan lebih banyak kerugian bisnis konvensi. Pada minggu lalu, G2E mengumumkan pembatalan pameran dagang industri game. Itu artinya 30.000 orang yang akan menghadiri pameran setiap tahun tidak berkunjung ke Nevada Selatan.

G2E dijadwalkan pada 5-8 Oktober di Sands Expo & Convention Center, yang terhubung ke menara Palazzo dan Venetian. G2E hanyalah salah satu dari beberapa pameran besar yang membatalkan rencananya di Las Vegas karena virus corona.

Diskon Harga Kamar

Dengan jumlah tamu yang bermalam di Las Vegas semakin menurun di masa mendatang. Las Vegas Sands menawarkan mereka yang tiba di Nevada Selatan untuk tinggal di kompleks Strip-nya.

Menurut laporan tahunan Las Vegas Sands 2019 , tarif kamar harian rata-rata untuk hotel The Venetian dan Palazzo tahun lalu adalah 251 dolar – belum termasuk pajak dan biaya resor. Tarif rata-rata per-malam di bulan Agustus untuk kamar ukuran Luxury King di hotel Venetian hanya 138,54 dolar- mendapat potongan 45 persen.

Penutupan Palazzo

The Palazzo adalah properti terbaru di Las Vegas Strip yang menutup sementara kamar hotelnya karena permintaan konsumen yang rendah.

The Palazzo telah bergabung dengan properti lainnya untuk menutup sementara kamar hotelnya karena menurunnya jumlah wisatawan.

Palazzo akan melakukan penutupan sementara. Penutupan ini terjadi untuk “lebih mencerminkan pola hunian,” kata juru bicara Las Vegas Sands Corp. kepada Las Vegas Review-Journal . Hotel berhenti menerima reservasi pada hari kerja di bulan Juli.

Kasino di dalam hotel masih tetap buka, dengan jumlah permainan meja yang terbatas dan “sedikit penyesuaian pada jam operasional,” menurut outlet media. Restoran, bar, dan toko-toko juga akan tetap buka.

The Venetian Resort tidak akan membuat perubahan dalam operasinya, Review-Journal melaporkan.

Kedua menara hotel yang tersebut berada di sisi timur the Strip, tempat kasino hotel Sands pernah berdiri. The Sands adalah tempat hiburan  terkenal, termasuk   Frank Sinatra dan Sammy Davis Jr., yang tampil di marquee Copa Room. The Sands mengalami perobohan pada tahun 1996 untuk membuka jalan bagi Venetian dan Palazzo.

Pertengahan Minggu yang Lesu

Dengan kemerosotan pariwisata sejak menyebarnya pandemi virus korona pada bulan Maret lalu, beberapa resor besar di the Strip telah menutup hotel mereka selama pertengahan minggu. Ini termasuk Teluk Mandalay, Park MGM, dan Mirage.

Encore di Wynn Las Vegas menutup hotel dan area permainannya pada hari Selasa dan Rabu karena permintaan yang rendah. Properti ini juga berada di area the Strip.

Beberapa resor mengubah beberapa strategi bisnis, misalnya tarif kamar yang lebih rendah , untuk menarik pelanggan.

Penurunan pameran dan acara besar lainnya merusak tingkat hunian hotel pada pertengahan minggu, menurut pakar game. Acara ini dianggap membantu dalam mengisi kamar hotel selama hari kerja.

Bisnis konvensi turun hampir 70 persen tahun ini, menurut Otoritas Konvensi dan Pengunjung Las Vegas. Tingkat hunian pada hari kerja di the Strip hanya 38,6 persen. Pada akhir pekan, angkanya 64,2 persen.

Lalu Lintas Bandara Menurun

Penurunan dalam pariwisata terlihat dalam jumlah keberangkatan dan kedatangan di Bandara Internasional McCarran, Nevada Selatan.

Pada bulan Oktober 2020, 2,6 juta lebih sedikit wisatawan yang menggunakan bandara dibandingkan pada bulan Oktober tahun sebelumnya. Pada Oktober ini, sebanyak 1,98 juta penumpang telah melewati bandara tersebut, jauh lebih rendah dari tahun sebelumnya. Ini menunjukkan ada penurunan 57 persen.

Angka bulan Oktober adalah yang terbaru dari Departemen Penerbangan Wilayah Clark.

Sejarawan game, David G. Schwartz, mengatakan kepada  Casino.org bahwa angka pariwisata akan meningkat setelah publik merasa aman terkait pandemi.

“Orang-orang pasti ingin bepergian ke Las Vegas,” katanya.

COMMENTS

Post your reply
We'll never share your email with anyone else.
Subscribe to our newsletter